Berita

Gubernur Kalsel Kucurkan Bantuan untuk 22 Ribu Keluarga Korban Banjir

9

SEBANYAK 22 ribu keluarga korban bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan bantuan uang tunai dari Gubernur Kalsel Muhidin. Meski sudah mulai surut, Gubernur meminta masyarakat tetap waspada bencana banjir susulan seiring prediksi BMKG musim penghujan akan berlangsung hingga akhir Januari 2026 mendatang.

Sabtu (17/1) penyaluran bantuan dipimpin langsung Gubernur bersama Kapolda dan Forkopimda Kalsel. Penyaluran bantuan di pusatkan di Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat, Kabupaten Banjar. “Bantuan ini berasal dari sumbangan pihak swasta dan saya pribadi dimana tiap keluarga terdampak akan mendapatkan Rp300 ribu,” kata Muhidin dihadapan para kepala desa perwakilan penerima bantuan.

Adapun jumlah keluarga terdampak banjir di enam kabupaten, yang berhak mendapatkan bantuan berdasarkan hasil verifikasi lapangan sebanyak 22 ribu keluarga. Kabupaten Banjar menjadi daerah terparah dilanda banjir dengan jumlah warga penerima bantuan terbanyak mencapai 15.500 keluarga.

Muhidin mengakui penyaluran bantuan bencana selama ini belum merata dan meminta kepada tim penyalur bantuan yang dikoordinir BPBD, TNI dan Polri dapat menyalurkan bantuan tepat sasaran. “Jangan sampai ada warga yang tidak mendapatkan bantuan. Selain uang tunai nanti akan ada bantuan sembako, karena itu data yang akurat dari tingkat RT dan desa sangat diperlukan,” tuturnya.

Kepala BPBD Kalsel, Roni Eka Saputera, mengungkapkan banjir di Kalsel sebagian besar sudah surut. Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat melanda delapan wilayah dengan jumlah warga terdampak lebih 32 ribu keluarga atau 220.000 jiwa.

“Banjir masih tersisa di Kabupaten Banjar, sedikit di Barito Kuala dan pesisir Tanah Laut. Untuk korban terdampak banjir masih terus kita verifikasi apakah mereka layak menerima bantuan,” ujarnya. Dikatakan Roni surutnya banjir juga ikut dipengaruhi keberhasilan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar BNPB dan BMKG di wilayah Kalsel beberapa waktu lalu.

Selain memimpin langsung penyaluran bantuan Gubernur Kalsel berkesempatan meninjau dapur umum dan berdialog dengan warga terdampak banjir. Muhidin berjanji pihaknya akan segera melakukan penanganan pasca banjir berupa normalisasi sungai, perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas umum yang rusak termasuk bantuan perbaikan permukiman warga. (H-2)

Exit mobile version